Senin,31 oktober 2011

Bacaan:
Rm. 11:29-36;
Mzm. 69:30-31,33-34,36-37;
Luk. 14:12-14
Renungan:
Apa yang Anda pikirkan kalau Anda
ingin berbuat baik? Apakah di balik
setiap perbuatan baik itu selalu diikuti
harapan akan adanya balasan yang
setimpal? Kalau sikap ini yang terjadi,
maka buah-buah perbuatan baik kita
hanya akan berhenti sebatas relasi
manusiawi, bukan sebuah tindakan
iman, bahwa kita harus berbuat baik
karena perbuatan baik itu kehendak-
Nya.
Yesus memperingatkan agar
perbuatan kasih kita jangan dicemari
dengan sikap pamrih, tapi lakukanlah
dengan tulus hati sehingga tindakan itu
menjadi berkat di hadapan Tuhan.
Perbuatan baik dengan sikap pamrih
bisa jadi malah akan menjadi
boomerang terhadap diri sendiri.
Sebab ketika orang merasa
kebaikannya tak berbalas, maka ia
akan menjadi sakit hati, dan mulai dari
sikap hati mulailah muncul segala
pikiran buruk yang mengarah pada
dosa dan membebani batin.
Berbuat baiklah dengan sikap hati
yang ikhlas, tanpa harap pamrih.
Dengan keikhlasan hati, perbuatan
kasih itu sungguh bernilai di hadapan
Tuhan dan Tuhan akan membalasnya.
(Renungan Harian Mutiara Iman 2011,
Yayasan Pustaka Nusatama)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: